Functional Processes For Budgeting And Accounting

Ini adalah tugas bahasa inggris ketika kuliah. Terkait dengan sistem penganggaran dan akuntansi pemerintahan.

Ringkasannya seperti ini. Summary for this assignment.

  • The Functional Processes have two kind objects. They are Central Agencies, and the second one is Spending Ministries.
  • Macroeconomic Forecasting, Budget Preparation and Approval.
  • Functional Processes cover two interrelated area :
    • Macro Fiscal Forecasting
    • Budget Preparation and Approval
    • Budget execution
    • Cash Management
  • Cash Management, Budget Execution and Accounting.
    • At the start of the year, sector agencies prepare forecasts of cash requirements for the year based on known and anticipated commitments for both recurrent and capital expenditure.
    • Once the budget is approved, the Ministries of Financing has taste of controlling the release of funds, monitoring progress on budget implementation, and managing the cash resources of the government.
    • Warrants authorized by the Ministry of Financing are sent to the Treasury that is the custodian of the CF.
    • Upon the receipt of the warrant authority from the MOF and access to fund from the treasury, sector agencies begin implementing the approved programs and projects.
    • To ensure proper expenditure control, sector agencies are required to institute a system of commitment planning and control to ensure that expenditure does not exceed the sum approved by parliament for spesific purpose and expenditure is within the warrant amounts.
    • Tax revenue from customs duties, income, excise, and land taxes is managed by the revenue collection agencies.
    • Non-Tax revenue from fees, administrative charges, and product sales are also managed by the collection agencies and transferred to the CF.
  • The Accounting Function Entails :
    1. Maintaining records of spending authorizations Processing expenditure receipt
    2. Maintaining ledger accounts
    3. Reporting

Tugas Budaya Nusantara : Script Skenario Legenda Sungai Landak. Kalimantan Barat

Narator :

Sungai Landak membentang di wilayah Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Dahulu, sebelum menjadi sungai, daerah ini masih berupa tanah lapang. Namun, karena suatu peristiwa, tanah lapang tersebut kemudian menjelma menjadi sungai. Peritiwa apakah itu, Lalu, mengapa dinamakan Sungai Landak? Jawabannya dapat anda temukan dalam drama cerita Legenda Sungai Landak berikut ini.

Dahulu, di sebuah desa yang terletak di pinggir hutan di pedalaman Kalimantan Barat, hiduplah sepasang suami istri. Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, sehari-hari sang Suami bercocok tanam dengan palawija di lading. Meskipun hidupnya serba pas-pasan, pasangan suami istri tersebut selalu ingin membantu orang lain yang sedang mengalami kesusahan.

(Adegan Suami Istri sedang bercocok tanam)

Narator :

Suatu malam di gubuk milik Suami Istri

Suami :

(Keadaan tidur tidak tenang, gelisah seperti bermimpi buruk. Sesekali miring ke kanan, kemudian miring ke kiri. HIngga akhirnya dia bangun dari tempat tidurnya dan duduk di sebelah istrinya)

Huuft, kenapa mataku ini sulit sekali kupejamkan.

(Kemudian melihat istrinya, dan terkejut. Kepala istrinya berasap mengeluarkan seekor kelabang yang memancarkan sinar putih. Kelabang itu kemudian merayap keluar dari rumahnya)

Hei, mau kemana kau kelabang. Tunggu aku.

(Sembari mengikuti kelabang itu. Hingga sampai pada ceruk – lubang yang digenangi air, namum kelabang itu tidak keluar-keluar)

Ah dasar kelabang aneh. Eh tunggu dulu, atau aku yang aneh kenapa mengikuti kelabang itu –“ Ah sudahlah aku sekarang malah mengantuk. Hoaam.

Narator:

Pagi harinya.

Suami :

Dinda, apakah semalam kamu merasakan ada kelabang yang keluar dari kepalamu?

Istri :

Tidak abang. Dan juga tidak mungkin ada kelabang yang keluar dari kepalaku. Memangnya aku muridnya eyang subur –“

Eh, tapi semalam dinda bermimpi sangat aneh lho bang. Dinda bermimpi berjalan amat jauh melewati padang tandus, gunung lembah, sungai mengalir indah ke samudra sampai di pinggir danau yang amat luas. Terus, di tengah danau ada seekor landak yang sangat besar.

Suami :

Landak?

Istri :

Iya abang. Landak. Warna bulunya kuning keemasan dan matanya itu tajam menyala.

Suami :

(Menyela istrinya) Lalu, apa yang dinda lakukan?

Istri :

Dinda ketakutan abang (mimic wajah ketakutan lho). Landak raksasa itu hendak menerkam Dinda. Jadi, dinda pun lari meninggalkan danau itu.

Suami :

(Termenung) Hmm… jangan-jangan mimpi dinda ada hubungannya dengan kelabang yang keluar dari kepala dinda tadi malam.

Begini saja dinda. Sekarang kita ke tempat di mana kelabang yang abang lihat tadi malam itu menghilang. Aku hendak menangkap kelabang itu. Aku penasaran dengan kelabang itu. Ayo dinda.

Narator :

Di dekat ceruk – lubang tempat kelabang.

Istri :

Hati-hati abang. Jangan sampai tersengat oleh kelabang itu. Racunnya sangat berbahaya.

Suami :

Baik dinda.

(Kemudian memasukkan tangannya ke dalam ceruk itu)

Apa ini dinda. Kok keras. Aaarggh.

Istri :

Kenapa abang? (khawatir)

Suami :

Gak apa-apa cuman acting –“

Lihat istriku. Patung landak ini luar biasa. Bentuknya sangat indah dan matanya terbuat dari dari berlian.

Istri :

Ayo kita bawa pulang abang.

Narator :

Di rumah suami dan istri.

Istri :

Wah, jika patung landak ini kita jual, maka kita akan kaya, abang.

Suami :

Benar, dinda. Tapi, kita jangan tergesa-gesa menjualnya. Biarlah kita simpan dulu. Siapa tahu kita mendapat petunjuk mengenai patung landak emas itu.

Narator :

Malam hari. Di dalam mimpi suami.

Landak Besar :

Tuan, izinkanlah hamba tinggal di rumah kalian. Sebagai imbalannya, hamba akan memberikan semua yang Tuan inginkan. Silahkan usap kepalaku maka aku akan mengucapkan mantra yang akan memberikan  segala yang Tuan inginkan. Mantra pertama untuk meminta keinginan Tuan dan mantra kedua untuk menghentikan apa yang telah Tuan minta.

(Diusaplah kepala landak oleh suami)

Melafalkan mantra pertama.

(Diikuti suami)

Melafalkan mantra kedua.

(Diikuti lagi oleh suami)

Narator :

Keesokan harinya

Suami :

Dinda… dinda… aku berhasil menghafal mantra…

Istri :

Mantra apa abang?

Suami :

Tadi malam, abang bermimpi kalau landak besar itu memberikan mantra yang bisa memberikan apapun yang kita inginkan.

Istri :

Benarkah bang? Kalau begitu bagaimana kalau kita buktikan sekarang bang (sambil mendesak suaminya)

Suami :

Baik dinda. (Suami mengusap kepala patung landak besar  dan melafalkan mantra  pertama)

Wahai patung landak! Berikanlah kami beras yang melimpah.

(Butiran-butiran beras keluar dari mulut patung landak emas itu. Setelah terkumpul banyak suami menghentikan butiran-butiran beras itu dengan melafalkan mantra kedua)

Istri :

Wah keren *_* . Bagaimana kalau kita minta emas abang.

Suami :

Baiklah dinda ku saying. (Melafalkan mantra pertama kemudian ketika terkumpul penuh suami melafalkan mantra kedua)

Dinda. Perlu kita ketahui. Apa yang kita dapatkan ini sebagiannya harus kita berikan kepada warga sekitar.

Istri :

Baiklah abang.

Narator :

Suami Istri itu pun kini menjadi orang yang kaya raya. Keinginannya untuk membantu orang yang susah pun terkabulkan. Sebagian hartanya dibagi-bagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Diantara warga yang diberi bantuan itu. Ada perampok yang merasa iri akan kekayaan suami istri tersebut.

Perampok :

(Mengintai dari seberang untuk mengetahui rahasia dari suami istri tersebut)

Narator :

Setelah terus menerus mengamati dan mengintai, akhirnya perampok itu mengetahui rahasia kekayaan meraka.

Perampok :

Oh ternyata, patung landak sakti itu yang membuat mereka cepat kaya. Aku harus bersiasat.

Aha, aku punya ide. Aku akan membuat patung landak yang bentuknya mirip patung landak yang sakti itu.

Narator :

Di rumah suami istri.

Perampok :

Wah kebetulan sekali mereka sedang pergi. Ini adalah kesempatanku.

(sambil menyelinap masuk ke dalam rumah suami istri lalu menukar patung landak emas itu dengan patung landak palsu)

Narator :

Akhirnya perampok itu pergi menuju ke sebuah tempat bernama Ngabang.

Ngabang pada saat itu sedang di landa kekeringan. Warga kesulitan mendapatkan air.

Timbullah niatan dari perampok untuk menjadi pemimpin di daerah Ngabang tersebut. Ia mengumpulkan seluruh warga untuk menarik simpati mereka.

Perampok :

Wahai seluruh penduduk Ngabang! Aku akan membantu kalian dari kesulitan yang kalian hadapi. Aku akan menyediakan air yang kalian butuhkan.

(Mengusap kepala patung landak  dan melafalkan mantra pertama)

Narator :

Memancarlah air yang sangat deras hingga menggenangi daerah tersebut. Para warga yang mulai cemas segera meminta kepada si Perampok agar menghentikannya.

Warga :

Cukup… cukup…! Cepat hentikan…!

(Perampok langsung menutup mulut landak itu dengan telapak tangannya)

Narator :

Semakin lama, semburan air yang keluar dari mulut patung landak itu semakin deras. Sebagian wilayah Ngabang pun mulai tergenang banjir. Para warga yang ketakutan melihat kejadian itu berlarian meninggalkan daerah tersebut untuk menghindari banjir yang semakin besar. Si perampok juga ingin melarikan diri, namun ia tidak dapat menggerakkan kaki dan tangannya.

(Landak raksasa memegang kedua kakinya perampok, sedangkan tangannya terasa lengket pada patung landak tersebut)

Daerah itu tidak dapat lagi menampung genangan air yang semakin banyak sehingga air pun mengelir hingga membentuk sungai kecil dan kemudian menjadi sungai besar.

Untuk mengenang peristiwa tersebut, masyarakat setempat menyebut sungai itu dengan nama Sungai Landak karena airnya bersumber dari mulut patung landak emas itu. HIngga kini, Sungai Landak masih dapat kita jumpai Kecamatan Ngabang yang merupakan ibukota Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Aliran Sungai Landak melewati tengah-tengah Kota Ngabang. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, patung landak emas it uterus memancarkan air sampai sekarang sehingga Sungai Landak tidak pernah kering sepanjang tahun.

Contoh Kertas Kerja Untuk Input RKAKL

1 5 6 2 3 4

TUGAS SIMK : KEAMANAN SISTEM INFORMASI

Yang dimaksud dengan Cyber crime adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll.
Walaupun kejahatan dunia maya atau cybercrime umumnya mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer sebagai unsur utamanya, istilah ini juga digunakan untuk kegiatan kejahatan tradisional di mana komputer atau jaringan komputer digunakan untuk mempermudah atau memungkinkan kejahatan itu terjadi. (Wikipedia)

Menurut Forester dan Morrison (1994) mendefinisikan cybercrime sebagai aksi kriminal dimana komputer digunakan sebagai senjata utama.
Sedangkan Menurut Girasa (2002) cyber crime adalah aksi kejahatan yang menggunakan teknologi komputer sebagai komponen utama.
Namun Tavani juga memiliki pendapat mengenai definisi cyber crime, yakni kejahatan dimana tindakan kriminal hanya  bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber.
Cybercrime memiliki 3 kategori yaitu :

  1. Cyberpiracy, penggunaan teknologi komputer untuk :
  • mencetak ulang software atau informasi
  • mendistribusikan informasi atau software tersebut melalui jaringan komputer
  1. Cybertrespass, penggunaan teknologi computer untuk meningkatkan akses pada :
  • System computer sebuah organisasi atau individu
  • Web Site yang di-protect dengan password
  1. Cybervandalism, penggunaan teknologi computer untuk membuat program yang :
  • Mengganggu proses transmisi informasi elektronik
  • Menghancurkan data di computer

Digital Signature adalah adalah skema matematis untuk menunjukkan keaslian pesan digital atau dokumen. digital signature yang valid memberikan alasan untuk percaya bahwa penerima pesan telah dibuat oleh pengirim diketahui, dan bahwa itu tidak diubah dalam perjalanan. Digital signature biasanya digunakan untuk distribusi perangkat lunak, transaksi keuangan, dan dalam kasus lain di mana penting untuk mendeteksi pemalsuan atau gangguan. Dengan kata lain pengertian dari Digital Signature adalah Digital signature merupaakn sistem keamanan kriptografi simetris (symetric crypthography/secret key crypthography) atau public key cryptography system yang dikenal sebagai kriptografi simetris, menggunakan kunci yang sama dalam melakukan enkripsi dan dekripsi terhadap suatu pesan (message), disini pengirim dan penerima menggunakan kunci yang sama sehingga mereka harus menjaga kerahasian (secret) terhadap kuci tersebut. Salah satu algoritma yang terkenal dalam kriptografi simetris ini adalah Data Encryption stkitard (DES) yang bertujuan untuk memastikan otentisitas dari dokumen tersebut. Suatu digital signature sebenarnya bukan tkita tangan biasa, tapi tkita tangan dengan menggunakan cara yang berbeda untuk menkitai suatu dokumen sehingga dokumen atau data tidak mengidentifikasi dari pengirim, namuni juga memastikan keutuhan dari dokumen tersebut tidak berubah selama proses transmisi, digital signature didasarkan dari isi dari pesan itu sendiri.

Kriptografi simetris menggunakan dua kunci yaitu satu kunci untuk melakukan enkripsi terhadap suatu pesan (messages) dan kunci yang lain digunakan untuk melakukan dekripsi terhadap pesan tersebut. Antara kedua kinci tersebut brhubungan secara matematis sehingga suatu pesan yang dienkripsi dengan suatu kunci hanya dapat didekripsi dengan kunci pasangannya.

Pada digital signature suatu data/pesan akan dienkripsi dengan kunci simetris yang diciptakan secara acak (randomly generated symmetric key) yang kemudian akan dienkripsi dengan menggunakan kunci publik dari penerima. Hasil dari enkripsi ini kemudian dikenal/disebut sebagai “digital envelope” yang akan dikirimkan bersama pesan/data yang telah dienkripsi.

Tkita tangan secara digital adalah memberikan suatu ciri khas terhadap suatu pesan. Message digest adalah suatu besaran (value) yang berasal dari suatu data/pesan yang memiliki sifat yang unik yang menkitai bahwa pesan tersebut mempunyai suatu besaran tertentu yang diciptakan dengan melakukan enkripsi terhadap suatu data dengan menggunakan kriptografi satu arah (one way crypthography), yaitu suatu tehnik kriptografi yang terhadapnya tidak dapat dilakukan proses pembalikan (reversed). Pada saat message digests dienkripsi dengan menggunakan kunci privat dari pengirim dan “ditambahkan” kepada data/pesan yang asli maka hasil yang didapat adalah digital signature dari pesan tersebut.

Social Engineering adalah pemerolehan informasiatau maklumat rahasia/sensitif dengan cara menipu pemilik informasi tersebut. Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau Internet. Social engineering merupakan salah satu metode yang digunakan oleh hacker untuk memperoleh informasi tentang targetnya, dengan cara meminta informasi itu langsung kepada korban atau pihak lain yang mempunyai informasi itu.

Social engineering mengkonsentrasikan diri pada rantai terlemah sistem jaringan komputer, yaitu manusia. Seperti kita tahu, tidak ada sistem komputer yang tidak melibatkan interaksi manusia. Dan parahnya lagi, celah keamanan ini bersifat universal, tidak tergantung platform, sistem operasi, protokol, software ataupun hardware. Artinya, setiap sistem mempunyai kelemahan yang sama pada faktor manusia. Setiap orang yang mempunyai akses kedalam sistem secara fisik adalah ancaman, bahkan jika orang tersebut tidak termasuk dalam kebijakan kemanan yang telah disusun. Seperti metoda hacking yang lain, social engineering juga memerlukan persiapan, bahkan sebagian besar pekerjaan meliputi persiapan itu sendiri.

Dalam pengertian lainnya dari web log indonesiansoceng.blogspot.com mengatakan Social Engineering adalah nama suatu tehnik pengumpulan informasi dengan memanfaatkan celah psikologi korban. Atau mungkin boleh juga dikatakan sebagai penipuan. Sosial Engineering membutuhkan kesabaran dan kehati-hatian agar sang korban tidak curiga. Kita dituntut untuk kreatif dan mampu berpikiran seperti sang korban.
Social Engineering merupakan seni memaksa orang lain untuk melakukan sesuatu sesuai dengan harapan atau keinginan anda. Tentu saja pemaksaan yang dilakukan tidak secara terang-terangan atau diluar tingkah laku normal yang biasa dilakukan sang korban.

Manusia cenderung untuk percaya atau mudah terpengaruh terhadap orang yang memiliki nama besar, pernah (atau sedang berusaha) memberikan pertolongan, dan memiliki kata-kata atau penampilan yang meyakinkan. Hal ini sering dimanfaatkan pelaku social engineering untuk menjerat korbannya. Seringkali sang pelaku membuat suatu kondisi agar kita memiliki semacam ketergantungan kepadanya.Ya,tanpa kita sadari dia mengkondisikan kita dalam suatu masalah dan membuat ( seolah olah hanya ) dialah yang bisa mengatasi masalah itu. Dengan demikian,tentu kita akan cenderung untuk menuruti apa yang dia instruksikan tanpa merasa curiga.

Sosial Engineering adakalanya menjadi ancaman serius. Memang sepertinya tidak ada kaitan dengan teknologi, namun sosial engineering tetap layak diwaspadai karena bisa berakibat fatal bagi sistem. Karena bagaimanapun juga suatu komputer tetap saja tidak bisa lepas dari manusia. Ya, tidak ada satu sistem komputerpun di muka bumi ini yang bisa lepas dari campur tangan manusia. Sehebat apapun pertahanan kita, jika kita sudah dikuasai oleh attacker melalui social engineering, maka bisa jadi kita sendirilah yang membukakan jalan masuk bagi sang attacker.

  1. Perbedaan Hack dan Crack serta Hacker dan Cracker

Hack adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan data-data penting yang diinginkan dengan cara dan tujuan yang baik.

 

Crack adalah kegiatan yang dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan data-data penting yang diinginkan dengan cara yang bersifat merusak, mencuri, serta merugikan orang lain.

Hacker

  1. Mempunyai kemampuan menganalisis kelemahan suatu sistem atau situs.
  2. Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
  3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
  4. Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi.

Cracker

  1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan.
  2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
  3. Mempunyai situs atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
  4. Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.
  5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan

CRET & CIRT serta tim Id-SIRTII

Anda suka berinternet?

Saya jamin hampir dari kebanyakan kalian sangat suka dan butuh dengan yang namanya internet. Tapi tahukah bahwa ketika kita sedang asyik-asyiknya bermain internet, keamanan data kita terancam?

Nah kali ini dengan diberikannya tugas oleh dosen Sistem Manajemen Keuangan, saya akan belajar tentang hal-hal yang berhubungan dengan sistem keamanan yang ada di Internet. Teman-teman ingin tahu juga? Yuk kita belajar bareng🙂

CERT adalah singkatan dari Computer Emergency Response Team, yang merupakan sebuah lembaga nirlaba yang terdiri dari sekumpulan ahli computer yang bertanggung jawab atas penerimaan, pemantauan, dan penanganan laporan dan aktivitas insiden keamanan komputer. Tujuan pembentukan lembaga ini adalah untuk secara bersama menganalisis dan merespon ancaman kemanan komputer agar meminimalisir kerusakan dan memungkinkan pemulihan yang efisien. CERT pertama kali digagas oleh Carnagie Mellon University dan telah menjadi acuan bagi para ahli yang mengerjakan tugas yang serupa.
Dilihat dari karakteristik dan anggotanya, ada 4 (empat) jenis CERT yang dikenal yaitu :
1.      Sector CERT
Institusi yang dibentuk untuk mengelola keamanan komputer/internet untuk lingkungan komunitas tertentu seperti militer, rumah sakit, universitas, dan lain sebagainya.
2.      Internal CERT
institusi yang dibentuk sebuah perusahaan yang memiliki ruang lingkup geografis tersebar di seluruh nusantara sehingga dibutuhkan koordinasi dalam hal mengelola keamanan komputer, seperti milik Pertamina, LippoBank, PLN, Telkom, dan sebagainya.
3.      Vendor CERT
Institusi pengelola keamanan yang dimiliki oleh vendor teknologi untuk melindungi kepentingan pemakai teknologi terkait, seperti Yahoo, Cisco, Microsoft, Oracle, dan lain sebagainya.
4.      Commercial CERT
Institusi yang biasanya dibentuk oleh sejumlah praktisi dan ahli keamanan komputer/internet yang banyak menawarkan beragam produk/jasa kepada pihak lain terkait dengan tawaran membantu proses pengamanan teknologi informasi secara komersial.
Tugas dan tanggung jawab CERT sebagai berikut :
1.      Pengawas
Artinya adalah para ahli dalam CERT melakukan pengawasan terhadap kondisi dari jaringan yang dijaga. Selalu siap terhadap  masalah yang tiba-tiba terhadap jaringan.
2.      Koordinator
Artinya adalah bahwa CERT juga memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan arahan kepada semua unsur dalam organisasi yang berhubungan dengan jaringan dalam organisasi tersebut.
3.      Advisor (Penasehat)
Artinya adalah bahwa CERT bisa juga memberikan artikel (baik berbayar ataupun gratis) yg berisi saran, tips, trik ataupun hanya sebatas pengenalan teknologi baru kepada pihak luar.
Indonesia juga punya CERT lho?
ID CERT adalah Indonesia Computer Emergency Response Team yang merupakan sebuah organisasi yang melakukan advokasi dan mengkoordinasi tentang penanganan insiden keamanan yang ada di Indonesia. Server di Indonesia sering mendapat berbagai ancaman dari berbagai pihak dan beberapa server di Indonesia berhasil di retas oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu ID CERT di dirikan dan di kembangkan.
Misi dari ID CERT yaitu menyiapkan SDM yang handal dalam bidangnya melalui melakukan pelatihan informal dan formal, menyediakan informasi yang akurat tentang keamanan internet, meningkatkan kesadaran tentang keamanan dengan melalui pendidikan yang diberikan dan mekanisme yang lain, serta mengevaluasi semua tools yang di gunakan untuk melindungi sistem.
Terus apa sih yang dimaksud dengan CIRT/CSIRT ?
CIRT/CSIRT adalah singkatan dari Computer Security Incident Response Team , kemampuan oleh individu atau suatu organisasi, yang tujuannya untuk menangani ketika terjadi permasalahan pada informasi.
Kegiatan dari CIRT atau CSIRT  antara lain :
·         Menjadi single point of contact (sebagai penghubung bila terjadi insiden informasi).
·         Melakukan identifikasi/menganalisa dari suatu serangan.
·         Menentukan kebijakan/prediksi cara mengatasi bila terjadi serangan.
·         Melakukan penelitian.
·         Membagi pengetahuan.
·         Memberikan kesadaran bersama.
·         Memberikan respon bila terjadi serangan.
Beberapa contoh layanan dari CIRT atau CSIRT ini adalah sebagai berikut :
·         Layanan Software Assurance: Secure Coding, Vulnerability Analysis,Function Extraction
·         Layanan Secure Systems: CyberSecurity Engineering, Network Situational Awareness
·         Layanan Pengamanan Organisasi: Resilience Management, antisipasi terhadap ancaman internal, Governance for Enterprise.
·         Layanan Respon Terkoordinasi, termasuk Pembentukan CSIRT, CSIRT Nasional dan IT Forensik.
·         Layanan Informasi untuk: System Administrator, Developers, Peneliti dan Manajer.
·         Layanan Training & Advisory
 Nih yang terakhir yaitu Id-SIRTII
Teknologi informasi (information, communication and technology/ICT) adalah alat bantu untuk meningkatkan aneka kegiatan manusia. Dalam perkembangannya, ICT kini telah menjadi kebutuhan utama masyarakat khususnya mereka yang berada di kota besar. Implikasi dari sebuah fenomena tentunya tidak selalu bermanfaat bagi penggunanya, namun juga menimbulkan dampak negatif. Demikian juga dengan ICT.
Dampak negatif yang timbul antara lain meningkatnya kejahatan dengan menggunakan teknologi informasi sejak tahun 2003. Sebut saja kejahatan carding (credit card fraud), ATM/EDC skimming (awal tahun 2010), hacking, cracking, phising (internet banking fraud), malware (virus/worm/trojan/bots), cybersquatting, pornografi, perjudian online, transnasional crime (perdagangan narkoba, mafia, terorisme, money laundering, human trafficking, underground economy). Semua dampak ini harus ditanggulangi.
Sedikitnya sejak tahun 2003, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mencatat telah terjadi 71 kasus cyber crime (dunia maya). Pada tahun 2002, Indonesia menduduki peringkat kedua setelah Ukrania dalam hal kejahatan yang memanfaatkan teknologi informasi terutama online fraud. Beberapa kasus bahkan serius mengancam keamanan nasional dan kehidupan berbangsa dan bernegara. Antara lain kasus defacing situs KPU (Komisi Pemilihan Umum) http://www.kpu.go.id (Pemilu tahun 2004),DNS poisoning web site Presiden SBY (www.presidensby.info) serta cyber war antara Indonesia vs Malaysia yang setiap hari terus berlangsung dan semakin meningkat pada saat terjadi kasus negatif antara kedua negara (lagu rasa sayange, klaim batik, konflik ambalat dll.)
Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi di Indonesia harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur strategis untuk meminimalisir dampak negatif. Antara lain sektor peraturan (policy/regulation), kesiapan lembaga (institution) dan kesiapan sumber daya manusia (people), khususnya di bidang pengamanan. Sehingga teknologi informasi dapat mendukung peningkatan produktifitas masyarakat di semua sektor secara tepat guna dan aman sehingga mencapai kualitas hidup yang lebih baik lagi.
Tanggal 4 Mei 2007  diterbitkan Peraturan Menteri Nomor 26/PER/M.KOMINFO/5/2007 tentang Pengamanan Pemanfaatan Jaringan Telekomunikasi Berbasis Protokol Internet. Menteri Komunikasi dan Informatika dalam hal ini menunjuk Indonesia Security Incident Response Team on Internet and Infrastructure/Coordination Center (ID-SIRTII/CC) yang bertugas melakukan pengawasan keamanan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet.
Gagasan untuk mendirikan ID-SIRTII/CC (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure/Coordination Center) telah mulai disampaikan oleh beberapa kalangan khususnya praktisi, industri, akademisi, komunitas teknologi informasi dan Pemerintah sejak tahun 2005. Para pemrakarsa (pendiri dan stake holder) ini antara lain adalah:
  1. DIRJENPOSTEL (Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi).
  2. POLRI (Kepolisian Repulik Indonesia).
  3. KEJAGUNG (Kejaksaan Agung Republik Indonesia).
  4. BI (Bank Indonesia).
  5. APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia).
  6. AWARI (Asosiasi Warung Internet Indonesia).
  7. Asosiasi Kartu Kredit Indonesia.
  8. MASTEL (Masyarakat Telematika Indonesia).
Visi ID-SIRTII/CC:
“Membangun lingkungan internet Indonesia yang aman, nyaman dan kondusif”

Misi ID-SIRTII/CC:
“Meningkatkan pertumbuhan internet di Indonesia melalui upaya kampanye kesadaran terhadap pengamanan teknologi dan sistem informasi, mengawasi/monitoring potensi insiden keamanan, mendukung penegakan
hukum, menyediakan dukungan teknis“.
Tujuan Dibentuknya ID-SIRTII/CC
Tujuan pengamanan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet berdasarkan pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 16/PER/M.KOMINFO/10/2010 adalah untuk :
  1. Mendukung terlaksananya  proses penegakan hukum;
  2. Menciptakan lingkungan dan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet yang aman dari berbagai macam potensi ancaman dan gangguan;
  3. Mendukung terlaksananya koordinasi dengan pihak-pihak terkait baik di dalam maupun luar negeri dalam upaya pencegahan, pendeteksian, peringatan dini dan mitigasi insiden pada infrastruktur strategis.
Koordinasi oleh ID-SIRTII/CC
Koordinasi pengamanan Infrastruktur strategis adalah koordinasi pengamanan di semua bidang yang menyangkut keselamatan dan keamanan manusia, hajat hidup masyarakat, pelayanan umum, sumber daya milik bangsa, dan potensi ekonomi negara antara lain :
  1. bidang pemerintahan
  2. bidang layanan publik pemerintah dan swasta
  3. bidang pertahanan, keamanan dan ketertiban
  4. bidang sumber daya alam, pertambangan dan energi
  5. bidang perhubungan darat, laut/air dan udara
  6. bidang keuangan, permodalan, dan perbankan
  7. bidang pelayanan pendidikan dan kesehatan
  8. bidang perdagangan, perindustrian dan BUMN
  9. bidang telekomunikasi, media dan penyiaran
  10. bidang karya seni, budaya dan pariwisata
ID-SIRTII/CC memiliki tugas pokok melakukan sosialisasi dengan pihak terkait tentang IT security (keamanan sistem informasi), melakukan pemantauan dini, pendeteksian dini, peringatan dini terhadap ancaman terhadap jaringan telekomunikasi dari dalam maupun luar negeri khususnya dalam tindakan pengamanan pemanfaatan jaringan, membuat/menjalankan/mengembangkan dan database log file serta statistik keamanan Internet di Indonesia.
ID-SIRTII/CC memberikan bantuan asistensi/pendampingan untuk meningkatkan sistem pengamanan dan keamanan di instansi/lembaga strategis (critical infrastructure) di Indonesia dan menjadi sentra koordinasi (coordination center/CC) tiap inisiatif di dalam dan di luar negeri sekaligus sebagai single point of contact.
ID-SIRTII/CC juga menyelenggarakan penelitian dan pengembangan di bidang pengamanan teknologi informasi/sistem informasi. Saat ini fasilitas laboratorium yang telah dimiliki antara lain: pusat pelatihan, laboratorium simulasi pengamanan, digital forensic, malware analysis, data mining dan menyelenggarakan proyek content filtering, anti spam dll.
Rentannya pengamanan sistem informasi dapat menimbulkan ancaman, gangguan dan serangan. Bukan tidak mungkin kegiatan tersebut bisa menimbulkan kerugian ekonomis hingga berhentinya layanan bagi pengguna. Sebagai contoh: hilangnya sumber daya internet di Indonesia hanya karena terjadinya penumpukan paket informasi sampah akibat serangan yang dikirimkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Menurut Permen 26 tersebut, tugas utama ID-SIRTII adalah sebagai berikut:
  1. Mensosialisasikan kepada seluruh pihak yang terkait untuk melakukan kegaitan pengamanan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet;
  2. Melakukan pemaantauan, pendeteksian dini, dan peringatan dini terhadap ancaman dan gangguan pada jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet di Indonesia;
  3. Membangun dan atau menyediakan, mengoperasikan, memelihara, dan mengembangkan sistem database  pemantauan dan pengamanan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet sekurang-kurangnya untuk: Mendukung kegiatan sebagaimana dimaksud dalam butir 2 di atas;
  4. Menyimpan rekaman transaksi (log file);
  5. Mendukung proses penegakan hukum.
  6. Melaksanakan fungsi layanan informasi atas ancaman dan gangguan keamanan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet;
  7. Menyediakan laboratorium simulasi dan pelatihan kegaitan pengamanan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet;
  8. Melakukan pelayanan konsultasi dan bantuan teknis;
  9. Menjadi  contact point  dengan lembaga terkait tentang pengamanan pemanfaatan jaringan telekomunikasi berbasis protokol internet baik dalam negeri maupun luar negeri.
Memperhatikan kesembilan tugas dan fungsi utama yang cukup luas tersebut, maka jelas terlihat bahwa dalam melaksanakan pekerjaannya, ID-SIRTII harus bekerjasama dengan banyak pihak terkait yang berkepentingan (baca: stakeholders).  Artinya adalah, bahwa untuk negara kepulauan semacam Indonesia, dimana karakteristiknya sangat beragam, diharapkan akan terbentuk di kemudian hari sejumlah CERT pada komunitas-komunitas tertentu.

ALGORITMA DAN FLOWCHART (SIMAK 2)

Kesempatan kali ini saya mendapat tugas dari seorang Dosen Sistem Informasi Manajemen Keuangan. Dan kali ini letak titik pembahasan tugasnya mengenai Algoritma dan Flowchart. Sebelumnya saya akan menjelaskan secara singkat dari sesi perkuliahan sebelumnya mengenai apa itu Algoritma dan Flowchart.

Secara singkat Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis dalam penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Algoritma berisi langkah-langkah penyelesaian masalah, dimana langkah-langkah tersebut dapat berupa runtunan aksi (sequence), pemilihan aksi (selection), pengulangan aksi (iteration) atau kombinasi dari ketiganya (concurent). Dalam Algoritma sendiri tidak digunakan simbol-simbol  sintaks (aturan bahasa pemrogaman) dari suatu bahasa pemrogaman tertentu, melainkan bersifat umum dan tidak tergantung pada suatu bahasa pemrogaman tertentu.

Biasanya Algoritma tidak lengkap tanpa Pseucode, yaitu deskripsi dari algoritma pemrogaman (berupa notasi atau kode) yang menggunakan struktur sederhana yang hanya ditujukan agar dapat dibaca manusia. Pseucode ini tidak bisa dibaca oleh mesin, hanya dapat dibaca oleh manusia.

Kemudian kita beralih ke Flowchart, apa sih Flowchart itu?

Flowchart merupakan rangkaian gambar/simbol yang menggambarkan aliran proses/prosedur suatu kegiatan. Dalam pembuatan flowchart tidak ada patokan yang bersifat mutlak, karena Flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisis masalah dengan komputer.

Nah, untuk mempermudah kita dalam memahami Algoritma beserta Flowchart, maka kita akan mengerjakan bentuk Algoritma dan Flowchart dari soal berikut :

Buatlah Algoritma dan Flowchart untuk proses ujian seleksi masuk STAN dengan asumsi : nilai rata-rata ujian seleksi minimal 7,5 khusus untuk ujian Bahasa Indonesia minimal 7 dan jumlah mahasiswa yang diterima maksimal 1000.

Mari kita lihat jawabannya🙂

Bentuk dari Algoritmanya :

  1. Panitia input data dan nilai peserta
  2. Sistem read data dan nilai peserta
  3. Cek jika rata-rata nilai total ≥ 7,5 dan nilai Bahasa Indonesia ≥ 7 maka peserta lolos untuk ikut USM, jika tidak maka peserta tidak lolos untuk ikut USMPeserta ikut proses USM
  4. Input jawaban peserta USM
  5. Read jawaban peserta USM
  6. Hitung hasil jawaban benar nilai 4, tidak diisi nila 0, dan salah nilai -1
  7. Sortir total skor nilai hasil jawaban peserta USM tertinggi ke terendah (rentang 1-1000, lebih dari 1000 maka tidak lulus)

 

Setelah membuat Algoritma, sekarang kita beralih menuju Flowchart. Sesuai dengan Algoritma di atas maka inilah bentuk Flowchartnya :

by fan adie keputran

Demikianlah penjelasan singkat beserta contoh soal mengenai Algoritma dan Flowchart. Semoga bermanfaat. Selamat Belajar🙂

Salam sukses😎

KORELASI GPRS DENGAN GSM, CDMA DAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI SELULAR (NIRKABEL)

Perkembangan teknologi nirkabel telah menghasilkan nama-nama yang sering kita dengar. Ada GSM, GPRS, HSDPA, EDGE, CDMA dan lain-lain. Mungkin yang paling populer di telinga kita adalah GPRS, GSM dan CDMA. Sebenarnya apa sih hubungan GPRS dengan GSM dan CDMA ? Terus bagaimana pula kaitannya GPRS terhadap perkembangan teknologi nirkabel. Nih uraian yang telah saya dapat dari berbagai sumber.

Perkembangan teknologi seluler (nirkabel) telah menjadi perhatian penting di duni saat ini. Bagaimana tidak, saat ini setiap orang hampir pasti memiliki alat komunikasi yang dinamakan handphone. Tapi, sebenarnya perkembangan teknologi seluler itu sudah dimulai sejak kurang lebih 40 tahun yang lalu loh, beneran:mrgreen: . Berikut adalah ringkasan perjalanan perkembangan teknologi selular hingga seperti saat ini.

1.       1 G
Adalah generasi pertama dalam perkembangan teknologi nirkabel. Teknologi ini pertama kali ditemukan pada tahun 1980 di Amerika Serikat. Teknologi ini memiliki kecepatan yang sangat rendah , namun cukup untuk mentransfer suara. Pada masa ini, bisa dikatakan bahwa sistem teknologi nirkabel masih berupa sistem analog dengan suara sebagai objek utamanya. Adapun contoh teknologi 1G adalah NMT (Nordic MobileTelephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).

2.       2 G
Adalah generasi kedua dalam perkembangan teknologi nirkabel atau selular. 2 G merupakan jaringan telekomunikasi selular yang diterbitkan pertama kali secara komersil di daerah cakupan GSM Finlandia dan Radiolinja pada tahun 1991. Untuk teknologi 2 G, sudah mengalami perkembangan dari teknologi analog menjadi digital. Artinya adalah, teknologi 2 G sudah bisa melayani komunikasi teks (SMS) dan juga komunikasi suara (analog).
Contoh dari teknologi 2 G adalah GSM (Global System for Mobile Communication) danCDMA (Code Division Multiple Access). Penting untuk diketahui bahwa GSM merupakan cikal bakal dari GPRS    pada teknologi 2.5 G.
             2.5 G
Adalah teknologi peralihan antara 2G ke 3G. Teknologi 2.5 G sudah sangatlah jelas merupakan pengembangan dari teknologi 2 G. 2.5 G memberikan layanan kecepatan tinggi transfer data yang meliputi suara, sms dan data 153 kbps. Contoh dari teknologi ini adalah GPRS (Global Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) –beberapa sumber menyebutkan EDGE masuk kepada golongan 2.75 G, red- pada domain GSM, serta PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA. GPRS sendiri memiliki kecepatan maksimal hingga 50 kbps, sedangkan EDGE mampu menyentuh angka 150 kbps.
3.       3 G
Adalah teknologi generasi ketiga yang merupakan standar yang telah ditetapkan oleh International Telecommunication Union(ITU) untuk diaplikasikan pada jaringan telpon selular. Melalui 3 G, pengguna selular dapat mengakses internet dengan bandwidth sampai 384 kbps ketika alat itu berada pada posisi diam ataupun bergerak seperti kecepatan pejalan kaki.
Contoh teknologi ini adalah  UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) yang merupakan pengembangan lebih lanjut lagi dari EDGE dan ada juga CDMA 2000 1x EV-DO.
Secara rinci, kemampuan dari generasi 3 G ini adalah memberikan kecepatan akses layanan data yang lebih baik daripada pendahulunya, berikut detailnya :
§  Sebesar 128 Kbps untuk kondisi bergerak cepat atau menggunakan kendaraan bermotor.
§  Sebesar 384 Kbps untuk kondisi bergerak.
§  Paling sedikit sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik atau pengguna stasioner.
§  Penggunaan General Packet Radio Service (GPRS) mencapai 114 Kbps
         3.5 G
Merupakan penyempurnaan dari teknologi sebelumnya yaitu teknologi 3 G, terutama berupa peningkatan kecepatan transfer data yang lebih baik hingga mampu mencapai kecepatan lebih dari 2 mbps, sehingga mampu untuk melakukan transfer komunikasi multimedia seperti akses internet ataupun bahkan bertukar video.
Teknologi 3.5 G ini merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Adapun contoh dari teknologi ini adalahHSDPA (High-Speed Downlink Packet Accessdan WiBro (Wireless Broadband)
4.        4 G
4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.
4G yang digadang gadang 500 kali lebih cepat daripada CDMA2000 dapat memberikan kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau 100Mbps ketika bepergian. Dapat dibayangkan betapa cepatnya akses data yang kita dapatkan, dapat dipastikan bahwa teknologi komunikasi generasi keempat ini semakin memperkecil dunia. Selain itu ini adalah salah satu solusi yang paling efektif untuk jaringan internet di pedesaan karena lebih baik menanam 1 menara 4G untuk ber mil-mil jauhnya, daripada dengan menyelimuti sawah-sawah dengan kabel fiber optik.
Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.
Contoh dari teknologi ini adalah WiMax (Worldwide Interoperability for Microwave Access dan LTE Advanced.
Dari uraian di atas, maka kita bisa menyimpulkan bahwa korelasi antara GPRS dengan GSM, CDMA dan generasi teknologi nirkabel (1G –4G) terletak pada bahwa GPRS merupakan bagian dari perkembangan teknologi seluler (nirkabel).
Dalam kaitannya dengan GSM dan CDMA, GPRS merupakan hasil dari pengembangan lebih lanjut teknologi generasi kedua (2G) –tepatnya domain GSM-  yang mampu memberikan layanan transfer data hingga kecepatan 50 kbps. Dengan munculnya GPRS, maka dimulailah tonggak perkembangan teknologi layanan data yang lebih baik lagi hingga muncul EDGE, HSDPA, dan lain-lain.
 Sedangkan apabila dikaitkan dalam perkembangan generasi teknologi seluler (1G-4G), maka sudah sangatlah jelas korelasinya bahwa GPRS merupakan bagian dari perkembangan teknologi itu sendiri. Sebab, seperti yang kita ketahui bahwa GPRS merupakan bagian dari 2.5 G –peralihan dari 2G menuju 3G-. Maka sangatlah jelas bahwa GPRS juga merupakan salah satu dari hasil perkembangan teknologi seluler (nirkabel) yang sangat bermanfaat bagi kita semua.